Anggota DPRD Kaltim Salehuddin Apresiasi Bantuan Beasiswa untuk Santri dari Pemkab Kukar
Salehuddin
Sfil
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Penyerahan beasiswa untuk santri dari Pemkab Kukar pada peringatan Hari Santri Nasional 2022 mendapat apresiasi dari anggota Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin S.Sos, S.Fil, M.AP.
Politisi Golkar ini mengatakan, beasiswa
santri ini sangat bagus dan dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya di
Indonesia, karena selama ini sebagian daerah di Indonesia cenderung tidak
menomor satukan bantuan kepada santri, terkesan hanya membantu siswa di sekolah
negeri, sedangkan untuk bantuan beasiswa santri di pondok pesantren itu sangat
jarang.
"Ketika kita bersepakat bahwa santri
telah berkontribusi terhadap pembangunan dimanapun mereka berada, maka bantuan
beasiswa ini patut kita apresiasi, " ujar Salehuddin, Minggu (23/10/2022).
Selain beasiswa, Saleh sapaan akrabnya juga
mengapresiasi Pemkab Kukar yang telah memberikan bantuan kepada setiap pondok
pesantren di Kukar sebesar Rp 100 juta.
"Tentu kita juga sangat mengapresiasi,
dalam Visi Misi Kukar Idaman ada program Kukar Berkah, salah satunya memberikan
bantuan Rp 100 juta kepada setiap pondok pesantren, ini bagian dari penguatan
proses belajar mengajar di pondok pesantren, " tuturnya.
Politisi Golkar ini menuturkan, bahwa apa
yang telah diberikan Pemkab Kukar terhadap santri dan pondok pesantren sudah
tepat, jangan sampai kesan yang selama ini muncul di daerah lainnya, bahwa
santri dan pondok pesantren itu institusi pendidikannya bukan yang utama di
daerah, tapi di Kukar semua institusi pendidikan baik itu pondok pesantren juga
mendapatkan bantuan.
"Saya ingin kedepan bukan hanya beasiswa
tapi juga bantuan sarana pendidikannya, terutama sanitasi di beberapa pondok
asrama santri yang selama ini saya lihat sangat miris, untuk itu dengan bantuan
ini dapat bermanfaat bagi pondok pesantren untuk memperbaiki sarana dan
kualitas pendidikannya, " terangnya.
Ia menambahkan, pada momentum Hari Santri ini
dirinya ingin bagaimana kita memberlakukan pondok pesantren dan santrinya ini
lebih manusiawi dan pemerintah hadir untuk mensupport dan memfasilitasi proses
pendidikan yang notabene bukan hanya pendidikan agama saja, tapi juga ada
pendidikan umum.
"Ini perlu kita apresiasi, kalau perlu
lebih ditingkatkan lagi kualitas maupun kuantitas nya supaya dalam Hari Santri
ini bukan hanya seremonial saja, dan pemerintah daerah Kukar sudah membuktikan
itu, dengan memberikan bantuan kepada pondok pesantren dan beasiswa untuk
santri, " tutupnya.(adv)